Cara merawat karpet agar tetap sehat dan tahan lama

Cara merawat karpet agar tetap sehat dan tahan lama

Karpet adalah salah satu benda yang mudah sekali terkena debu karena selalu di injak dan terletak di bawah kaki manusia. Karpet yang tidak terawat (tidak pernah dibersihkan) akan terlihat kusam,penuh kotoran dan tidak enak di lihat. Selain kusam, karpet yang jarang di rawat/di bersihkan akan terlihat sekali mengandung debu dan kuman yang dapat membahayakan bagi kesehatan kita. Karpet yang tidak pernah di rawat juga akan cepat rusak dan pudar warnanya. untuk mempercantik ruangan karpet merupakan elemen penting yang harus diperhatikan, karna bukan hanya sebagai alas lantai saja tapi penunjang interior ruangan.

Sekedar menyapu kotoran di atasnya tidak akan membuat karpet anda menjadi bersih karena rata-rata penyebab kotornya karpet adalah endapan debu yang masuk ke serat kain.
Maka dari itu merawat karpet memang tidak dapat di katakan mudah, oleh sebab itu Anda sering kali menyepelekan perawatan dari karpet itu sendiri. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, Ikuti tips bagaimana merawat karpet di rumah anda agar tetap bagus, bersih dan nyaman.

Tips 1).  Jangan biarkan sinar matahari langsung mengenai karpet Anda, karena itu akan dapat  membuat warna karpet pudar. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa menggunakan tirai untuk   menghalangi sinar matahari. Hal ini bisa mengurangi intensitas cahaya matahari ketika sedang  terik-teriknya.

Tips 2).  Ubah posisi karpet secara rutin, minimal 2 bulan sekali. Anda bisa memutar posisi karpet  ataupun menggeser perabotan atau furnitur yang berada di atas karpet tersebut.

Tips 3).  Ketika membersihkan karpet, sebaiknya perhatikan jenis vacuum cleaner yang Anda gunakan. Pilih jenis kering/dry. Untuk meminimalkan debu dan kotoran mikro penyebab alergi, sebaiknya Anda memilih vacuum cleaner dengan penyaring berjenis high efficiency particulate arresting (HEPA).

 

Jika Anda ingin membeli karpet baru mintalah bantuan kepada penjual untuk membersihkan karpet tersebut. Contohnya dengan menggunakan pembersih vacum cleaner ataupun dengan mengangin-anginkan karpet itu. Hal ini penting sekali Anda lakukan karena biasanya karpet yang baru sering memiliki bau tidak sedap.

Untuk menjaga karpet agar tetap bersih dari debu, pastikan dalam enam bulan sekali, paling tidak Anda membersihkan atau mencuci dengan vacum cleaner. Selain membuat tampak kusam, debu yang terdapat pada karpet juga bisa mengganggu kesehatan bagi orang-orang terutama pada anak kecil yang ada di sekitarnya.
Anda juga dapat menggunakan cairan pembersih untuk membersihkan karpet . Pastikan Anda tidak membeli sembarang cairan pembersih karena bisa berpotensi merusak warna karpet jika tidak cocok.

Cara menggunakan cairan pembersih ini adalah dengan menyemprotkannya ke arah karpet

yaitu :

  1. Pastikan Anda bisa menyemprot semua bagian karpet dalam satu arah semprotan saja, Setelah cairan pembersih ini tersebar merata ke seluruh karpet, Anda bisa menggunakan spons(sikat) untuk menyikatnya. Yang perlu Anda ingat adalah jangan menggunakan sikat cuci baju karena  bisa merusak serabut karpet Anda.
  2. mengeringkannya dan lalu menggunakan kembali vacum cleaner Anda untuk hasil yang lebih sempurna

 

Untuk debu yang terdapat di dalam bagian karpet, tidak cukup hanya dengan menggunakan pembersih vacum cleaner. Jika Anda tidak memiliki mesin cuci yang bisa digunakan untuk mencuci karpet, maka Anda bisa secara praktis menggunakan jasa laundry.

Tujuan merawat karpet

untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel pada serat karpet. Karpet yang dalam waktu lama tidak dibersihkan bisa menjadi sarang kuman, kutu penyebab alergi dan penyakit.

Tata letak karpet

Tata letak karpet juga sangat berpengaruh dalam kebersihan karpet. Salah satu perawatan atau cara menjaga kebersihan karpet adalah dengan meletakkannya sesuai dengan desain pada rumah kita. Letakkan karpet pada bagian bagian rumah yang jarang dilewati dan tempat yang sering dijadikan aktivitas. Ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati. Jangan letakkan karpet pada dekat rak sepatu, guna menghindari banyak kuman dan bakteri pada karpet. Alangkah baiknya tempatkan karpet pada ruang tamu, kamar tidur, atau pada ruang kerja kita.

Karpet tidak hanya cukup bersih, namun perlu juga untuk memiliki bau yang harum. Salah satu cara untuk menghilangkan bau apek pada karpet dan membuatnya wangi adalah dengan menggunakan bubuk baking soda. Caranya , Anda hanya perlu menaburkan bubuk ini secara merata ke seluruh bagian karpet. Setelah itu, Anda perlu menunggu selama satu jam, sebelum Anda melakukan penyedotan dengan vacuum cleaner dan bilas dengan air yang dicampur dengan cuka dengan takaran seperempat dari volume total air yang digunakan.

Tips Mencegah Noda pada karpet

Tips 1). Pilih waktu saat ruangan tidak akan digunakan selama 6-12 jam untuk menguapi karpet.

Tips 2). Jika karpet Anda berbau hewan peliharaan, panas pada alat pembersih mungkin justru membuat bau ini meresap dan bukan menghilangkannya. Alat ini juga bukan pilihan yang tepat untuk membersihkan urine hewan. Jadi, Anda sebaiknya membersihkan bagian itu secara khusus menggunakan pembersih noda hewan peliharaan berbasis enzim.

Tips 3). Berusahalah agar karpet tidak basah saat membersihkan bagian yang bernoda atau menggunakan uap. Air dapat meresap hingga ke bantalan karpet dan mengakibatkan pertumbuhan jamur atau kapang.

Jika anda merasa kesulitan silakan hubungi kami melalui :

No.Telp : 0812-8331-2848

Email : hernandhijayaclean@gmail.com

 

Close Menu
%d blogger menyukai ini: